Tuesday, June 20, 2017

Begini Ternyata Rupa Rumah Nabi Muhammad SAW. Kamu Bisa Melihat Replikanya di Museum Ini!


Bulan Ramadan ini bisa dikatakan sebagai high season-nya ibadah umroh di Mekkah dan Madinah. Kalau kamu sedang atau akan umroh, ada banyak destinasi wisata sejarah yang wajib kamu kunjungi. Salah satunya adalah Museum Nabi Muhammad. Di sana kamu bisa menapaktilasi kehidupan Nabi Muhammad dengan lengkap. Salah satunya bagaimana tempat tinggal Rasulullah sekitar 14 abad silam.

Kalau kamu datang ke Masjid Nabawi pasti akan ziarah ke makam Nabi Muhammad. Dulunya, tempat yang kini jadi makam Nabi adalah rumah Nabi Muhammad semasa tinggal di Madinah. Tak banyak yang tahu seperti apa wujud rumah Nabi 14 abad silam. Penasaran, yuk simak sama-sama.

Museum Nabi Muhammad menceritakan tentang sejarah kehidupan Rasulullah. Bukan dengan benda-benda atau artefak peninggalan Nabi, melainkan dengan diorama dan gambar


ama museumnya adalah Muhammad The Messenger of Allah Exhibition. Museum ini terletak di depan Gerbang 8 Masjid Nabawi, Madinah. Kamu bisa datang ke museum ini setiap hari dari pukul 08.00-12.00 lalu istirahat dan buka lagi pukul 16.30-20.00. Tiketnya berapa nih buat masuk ke museum? Tenang aja, masuknya nggak dipungut biaya alias gratis. Makanya kalau pas lagi umroh jangan lupa mampir ke sini.

Di dalamnya kamu bisa menyaksikan detail kehidupan di masa Nabi Muhammad SAW memimpin umat Muslim di Madinah, termasuk rumah Nabi yang begitu sederhana- AGEN BOLA TERPERCAYA -

Rumah Nabi Muhammad SAW adalah sebuah bangunan persegi panjang di atas hamparan padang pasir gersang. Bangunan ini hanya terbuat dari tanah liat dan beratapkan pelepah kurma yang sangat sederhana. Ukuran rumah Nabi hanya 8×4 meter, sangat kecil dibanding rumahmu ‘kan? Hehe.

Rumah Nabi terbagi menjadi dua ruangan saja. Ruang pertama dengan luas 5×4 meter berfungsi sebagai ruang istirahat sekaligus ruang serbaguna sedangkan sisanya digunakan sebagai halaman rumah yaitu 3×4 meter. Tidak ada banyak ruang kaya di rumah-rumah modern zaman sekarang. Sangat sederhana dan bersahaja.

Masjid Nabawi dahulu pun sangat jauh berbeda dibanding Masjid Nabawi sekarang yang sangat megah. Awalnya Masjid Nabawi hanya terbuat dari tembok bata setinggi pagar dan beralaskan tanah




Masjid Nabawi berada di samping rumah Rasulullah. Berbentuk kotak, seperti benteng sederhana dengan tembok setinggi pagar. Tanpa lantai, hanya beralaskan tanah. Di bagian depan, ada atap dari daun kurma. Tiang penyangganya pun juga terbuat dari batang kurma. Bagian yang beratap hanya untuk shaf terdepan. Tak lupa ada mimbar sederhana untuk Nabi.


Bayangkan Masjid Nabawi sekarang yang sangat luas dan begitu megah. Sangat jauh jika dibandingkan dengan 14 abad silam ketika dibangun oleh Nabi Muhammad SAW. Bayangkan, luas kota Madinah kuno zaman Nabi sama dengan Masjid Nabawi hari ini. Kamu bisa membayangkan di zaman itu, Nabi dan sahabat salat di Masjid beralas tanah dan tanpa atap. Kini, kamu yang umroh atau haji bisa menikmati salat di Masjid Nabawi yang sangat megah. Sungguh, berkunjung ke museum ini bisa jadi pelajaran hidup yang penuh hikmah untuk kita semua.

Wisata ziarah memang akan menyentuh hati dan cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW. Jika kamu umroh ke sana, jangan lupa mampir ke Museum Nabi Muhammad SAW di Madinah. Mengunjungi museum ini pasti akan membuat kamu semua makin cinta kepada Nabi. Semoga segera terpanggil ya ke tanah suci.- AGEN SABUNG AYAM

www.jaguar303.org

Friday, June 2, 2017

Rumornya, Rp10.000 Bakal Jadi Rp10. Jangan Panik, Ini 6 Hal yang Harus Dipahami Soal Redenominasi


AGEN BOLA TERPERCAYA - Redenominasi Rupiah adalah topik lama yang nggak kunjung kesampaian. Isu yang sebenarnya sudah muncul sejak tahun 2010 ini, sampai sekarang masih sebatas wacana semata. Redenominasi adalah pemotongan nominal uang yang tertera pada pecahan mata uang. Tujuannya untuk menyederhanakan angka pada uang. Uang Rp10.000 yang kita punya kalau diredenominasi 3 digit, akan berubah jadi hanya Rp10 saja. Kalau Rp1.000?! Ya bakal jadi 1 Rupiah saja.

Wacana lama ini kembali ramai diperbincakan setelah sebuah statement yang dilontarkan Gubernur BI, Agus Martowardoyo beberapa hari lalu (29/05). Sebagaimana dilansir Kompas, Agus menyebutkan bahwa saat ini adalah waktu yang sangat tepat bagi pemerintah untuk melakukan redenominasi Rupiah. Katanya sih karena pertumbuhan ekonomi Indonesia sekarang lagi terbilang oke dan tingkat inflasinya pun kecil.

Meski belum pasti kapan pelaksanaannya, kita harus mulai paham nih akan pentingnya redenominasi. Bagaimana caranya dan seperti apa efeknya. Apa redenominasi bikin kita mendadak miskin? Maklum, urusan duit adalah urusan yang sensitif. Biar kamu nggak ketinggalan berita, yuk simak ulasan Hipwee News & Feature ini!

1. Redenominasi akan membuat jumlah uang di dompetmu berkurang drastis. Tapi sebenarnya “kekayaanmu” nggak ikut berkurang kok

Saat awal mula isu ini berhembus, banyak warga yang menentang karena khawatir akan jadi miskin mendadak. Hal yang sama pernah terjadi di masa orde baru ketika kebijakan sanering dilakukan untuk mengatasi inflasi. Akibatnya rakyat yang miskin mendadak karena nilai uang yang tiba-tiba berkurang drastis. Tapi, redenominasi berbeda dengan sanering. Redominasi nggak akan memotong nilai uang, karena harga-harga juga bakal disesuaikan.


Jadi kalau sekarang beli bensin dengan harga Rp6500/liter, setelah redenominasi kamu bisa membeli bensin 1 liter dengan harga Rp6,5 rupiah. Sederhananya, redenominasi nggak mempengaruhi kemampuanmu membeli sesuatu. Jadi meski nanti pecahan nominal di dompetmu berkurang drastis, itu nggak berarti kamu mendadak miskin. Wong harga-harga barang juga “berkurang”.

2. Sederhananya, redominasi itu artinya “penghilangan nol”. Berapa yang dibuang, kita tunggu saja info selanjutnya

Bila redenominasi dilakukan 3 digit, maka uang Rp10.000 akan menjadi 10 Rupiah. Dan bila redominasi dilakukan 4 digit, maka Rp10.000 milikmu menjadi 1 Rupiah saja. Dengan begitu mungkin Rp10.000 nantinya bakal menjadi pecahan terbesar. Tapi karena belum ada kepastian apakah redenominasi akan benar-benar dilakukan, kita tunggu saja kabar selanjutnya.- AGEN SABUNG AYAM

Lagipula redenominasi nggak bisa dilakukan dengan kilat. Sebuah langkah redenominasi membutuhkan waktu transisi minimal 7 – 12 tahun. Nah dalam masa transisi itu, bukan mustahil akan ada dua uang yang beredar dan barang-barang di pasaran punya dua label harga berbeda, yang sebenarnya sama.


www.jaguar303.org