Mendesak Habib Rizieq pulang ke Indonesia
AGEN SABUNG AYAM - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab tak memenuhi panggilan polisi karena takut berdampak buruk di masyarakat. Rizieq khawatir terjadi kegaduhan jika dirinya menjadi tersangka kasus chat berbau pornografi.
Dalam kasus itu polisi sudah menetapkan Firza Husein menjadi tersangka. Firza dijerat Pasal 4 ayat 1 junto pasal 29 dan atau Pasal 6 junto pasal 32 dan atau pasal 8 junto pasal 34 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Serta pasal 27 ayat 1 junto pasal 45 ayat 1 UU ITE.
Kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmoprawiro mengatakan saat ini kliennya masih di Arab Saudi untuk beribadah. Dia memastikan Rizieq belum berencana pulang dalam waktu dekat.
"Pulangnya jelang atau setelah lebaran. Di sana ibadah," kata kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmoprawiro kepada merdeka.com, Rabu (17/5).
Sikap Rizieq ini menuai reaksi dari berbagai kalangan. Mereka mendorong agar Rizieq patuh pada hukum dengan kembali ke Tanah Air.
"Semua harus mematuhi kita sebagai warga negara. Sebagai negara hukum kita harus mematuhi proses hukum," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'ruf Amin di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/5).
Kepolisian juga mengimbau Rizieq mengikuti proses hukum kasus yang tengah membelitnya. Jika merasa tak bersalah, polisi mempersilakan Rizieq melakukan klarifikasi.
"Ya saya katakan, saya mengimbau Rizieq kembali ke Indonesia. Kalau memang dia merasa tidak bersalah silakan klarifikasi, jelaskan sehingga penyidik juga mendapatkan masukan yang seimbang," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto saat dihubungi Merdeka.com (17/05)
"Sebagai warga negara yang baik, sebagai tokoh yang mempunyai pengikut yang banyak, tentunya dia harus menghormati. Negara kita negara hukum, menghormati hukum yang berlaku di Indonesia," tegasnya.
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto juga bersuara serupa. "Yang terbaik kita tunggu Rizieq kembali ke Indonesia," kata Agus di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/5).
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini menyerahkan proses hukum kasus dugaan chat berbau porno itu kepada polisi. Akan tetapi, dia menyarankan semua pihak tidak cepat menyimpulkan Rizieq terlibat dalam kasus itu. Apalagi, Rizieq telah membantah kebenaran rekaman percakapan dirinya dengan Firza.
"Ini kan semuanya ada pada aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian. Kita tak boleh menduga-duga dan Habib Rizieq sendiri yang membuktikan beliau tak ada dalam itu atau seperti apa," katanya.
Ketua DPP PPP Syaifullah Tamliha meminta Rizieq menjalani pemeriksaan kasus dugaan chat mesum di Polda Metro Jaya. "Kalau Habib Rizieq gentleman secara hukum, dia datang saja, ngapain susah-susah. Kalau salah manusia tempatnya khilaf," kata Tamliha di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/5).
Tamliha menyarankan, Rizieq untuk tidak meminta perlindungan ke dewan HAM PBB. Rizieq diminta menyelesaikan masalahnya secara hukum. Apalagi, kata dia, Rizieq telah membantah kebenaran rekaman percakapan dirinya dengan tersangka dalam kasus yang sama Firza Husein.
"Kalau tidak benar membuat perbuatan semacam itu, dia bantah, kalau dia benar, manusia tidak sempurna, manusia tidak seperti malaikat yang tidak berdosa, manusia lumrah. Tidak perlu ditarik ke badan internasional selesaikan saja secara hukum," tandasnya.
Seperti diketahui, Rizieq sudah membantah kebenaran rekaman percakapan dirinya dengan Firza. Menurutnya, rekaman tersebut merupakan fitnah. "Rekaman fitnah yang mengatasnamakan Firza dan saya itu adalah fitnah," tegasnya di Mapolda Metro Jaya.
Menurut Rizieq, Firza juga telah membantah atas hal tersebut melalui pengacaranya, Yakub Arupalaka. "Di mana Firza menolak ada rekaman foto suara. Beliau menolak dan tidak tahu sama sekali," tuturnya.
Firza juga menegaskan bukan orang dalam chat bernada porno diduga bersama Rizieq. Firza juga menegaskan foto-foto vulgar dalam chat tersebut adalah bukan dirinya.-AGEN BOLA TERPERCAYA

0 comments:
Post a Comment