Tuesday, May 23, 2017

Sukmawati Soekarnoputri: Emangnya Rizieq Sudah Ngasih Apa ke Bangsa Ini?


AGEN SABUNG AYAM - Saat dihubungi Rakyat Merdeka, anak perempuan paling bungsu dari istri kedua Bung Karno Fatmawati Soekarnoputri ini sangat emosional begitu ditanyai seputar langkahnya melaporkan pentolan Front Pem­bela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab. Dia menumpahkan seluruh penilaiannya terhadap Rizieq.

Sukma mengaku, tersakiti hatinya saat menonton video Youtube berisi ceramah Rizieq tentang lahirnya gagasan Pancasila. Saat itu Rizieq berceramah di lapangan Gasibu, Bandung pada 15 November 2011. Sementara rekaman ceramah itu diunggah pada 9 Juni 2014. Di video itu, Rizieq mengatakan, “Pada Pancasila Soekarno, ketuhanan ada di pantat. Sedangkan pa­da Pancasila Piagam Jakarta, Ketuhanan ada di kepala.”

Pernyataan itulah yang men­dorong Sukma memperkarakan Rizieq ke polisi. Sejatinya Sukma melaporkan Rizieq ke Badan Reserse Kriminal Polri sejak akhir Oktober tahun lalu. Namun perkara itu baru booming saat ini menyusul laporan perkara lain terhadap Rizieq.

Perlu diketahui, saat ini se­lain Sukma, banyak pihak yang memperkarakan Rizieq ke polisi. Beragam laporan dugaan pidana dialamatkan kepada habib Petamburan itu. Dari mulai kasus lama, hingga perkara baru. Sedianya siang ini Habib Rizieq diperiksa penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus logo Bank Indonesia pada uang rupiah baru.

Berikut ini curahan hati Sukmawati Soekarnoputri kepada Rakyat Merdeka terkait perkara penistaan Pancasila yang diduga dilakukan Habib Rizieq;

Bisa diceritakan awalnya bagaimana Anda bisa menge­tahui adanya video Habib Rizieq yang diduga menista­kan Pancasila?

Jadi saya tahunya ada video itu dari teman yang mengirim­kan kepada saya. Itu rekaman pada bulan Juni 2014 sejak pemerintah meresmikan 1 Juni se­bagai Hari Lahirnya Pancasila.

Jadi teman saya itu setelah me­nyaksikan video itu dan menilai pernyataan Rizieq tidak layak itu ingat kalau saya ini kan putrinya Bung Karno. Lantas dia mengirimkanlah rekaman video itu kepada saya. Jadi dia mau kasih tahu bahwa ada se­orang habib yang bicara tentang Pancasila itu sangat melecehkan Bung Karno sebagai perumus­nya.

Nah waktu saya melihat rekaman video itu juga saya sangat kaget. Kok kasar sekali perkataan Rizieq itu. Terus tutur katanya juga tidak berakhlak. Yang mengagetkan itu kalimat dia yang mengatakan, “Pada Pancasila Soekarno, ketuhanan ada di pantat.” Yang pertama dia menyebut Soekarnonya itu dengan rasa tidak hormat, den­gan seperti nada marah.

Terus dia mengatakan, Ketuhanan Soekarno ditaruh di pantat. Kalimat itu yang sangat mem­buat saya kaget, jengkel, marah dan sedih. Sedihnya apa? Saya sedihnya itu kok proklamator dibahasakan dengan sangat kasar dan tak ada rasa hormat.

Lantas dari situ..

Saya langsung merapatkan hal tersebut, bermusyawarah dengan teman-teman partai saya. Saya mengatakan, saya nggak terima dengan sikap Rizieq tersebut. Kok seorang ulama bicara tentang Pancasila kok melecehkan begitu ya. Dia tak hanya melecehkan Pancasila, tapi juga dengan perumusnya.

Terus saya bersama teman-teman sepakat untuk mengambil langkah hukum. Kemudian diarahkan saya bersama teman-teman melapor ke Bareskrim.

Saya melaporkan Rizieq dengan dugaan melanggar pasal 154a KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana), tentang penod­aan lambang negara.

Saya seba­gai warga negara saya punya hak dong untuk melaporkan hal-hal yang merugikan saya, keluarga dan terutama bangsa ini. Siapa pun dia pelakunya. Emangnya dia orang suci. Siapa pun yang melecehkan Pancasila saya tidak bisa terima. Bangsa ini dari masih dijajah sudah disayang, dicinta, diasuh sama Bung Karno dengan kasih sayang dengan penuh cinta.

Sedih saya kok ada sesorang yang belum jelas kontribusnya terhadap bangsa ini kok bersikap seenaknya. Seolah-olah dia paling hebat paling berkuasa. Emangnya Rizieq sudah ngasih apa terhadap bangsa ini? Caci maki dan penghinaan saja yang ada. Bagi saya kesalahan yang dilakukan olehnya, harus ditang­gungnya.-AGEN BOLA TERPERCAYA

0 comments:

Post a Comment